Kebakaran Semalam di Maluk, Ditaksir Kerugian 250 Juta

KMCNews, Maluk – Kebakaran yang terjadi, kamis malam (25/2) sekitar pukul 23.30 wita di Desa Mantun, Kecamatan Maluk yang mengakibatkan 5 bangunan rata dengan tanah.

Guna mengetahui penyebab kebakaran tersebut, pihak Polres Sumbawa Barat melalui tim investigasi bersama ajaran Polsek Maluk dan jajaran malakukan investigasi untuk identifikasi.

Kapolsek Maluk, AKP Sidik Priamursita, SH ditempat kejadian menyampaikan, dari hasil investigasi bersama tim bahwa ada dua kemungkinan penyebab dari kebakaran yang menghanguskan 5 lokal bangunan, jum’at (26/2).

“Diduga ada 2 penyebab kebakaran tadi malam yaitu api kompor dan konsleting listrik” jelas, Kapolsek

Sementara itu, Sekertaris Kecamatan Maluk, Hendarajaya dilokasi menuturkan, pihak Pemerintah Desa Mantun berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Maluk telah membuat laporan terkait analisa kerugian akibat kebakaran yang menghabiskan 6 bangunan.

Dijelaskan Hendrajaya, dalam laporan tersebut ada 2 kerugian yaitu kerugian bangunan dan materi, dimana dari 5 bangunan dengan kondisi setengah permanen dilaporkan total kerugian sebesar 20 juta tiap lokal dengan total 100 juta dari 5 bangunan yang terbakar. Sedangkan, untuk kerugian materi laporan hanya 3 lokal yang ditempati yaitu 2 lokal digunakan untuk kuliner dan 1 lokal jual butik sedangkan 2 lokal dalam keadaan kosong.

“Hasil dari laporan kerugian bangunan serta materi dengan total kurang lebih 250 juta yakni 100 juta kerugian untuk bangunan dan 150 juta untuk kerugian materi. Informasi ini akan kami sampaikan kepada Bupati Sumbawa Barat” ujar, Hendrajaya.

Pantau KMC Group dilokasi kabakaran, sekitar pada pukul 07.00 wita hingga 11.30 wita, pihak Polsek Maluk bersama TNI, Pemerintah Desa dan Kecamatan, KNPI Maluk serta warga melakukan penggalangan dana didepan lokasi kabakaran, jalan lintas Maluk – Taliwang.

Aksi sosial dilanjutkan gotong royong dari seluruh elemen guna membersihkan puing sisa kebakaran dimai pukul 15.30 wita.

Selain itu, pihak Polres Sumbawa Barat turut menyemangati korban dan memberikan santunan dan sembako. Sedangkan dari Dinas Sosial (Dinsos) KSB selain sembako juga memberikan kelengkapan tidur, pakaian serta tenda.(K-If)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *