Cara Rasulullah SAW Menanamkan Aqidah Pada Anak

Oleh : Rani Agustin

Menanamkan akidah adalah tugas orang tua agar anak mencintai Islam dan syariat. Menanamkan akidah yang kuat adalah tugas pokok orang tua, karena merekalah yang sangat mempengaruhi tumbuh dan kembangnya pondasi agama dalam diri seorang anak.

Jangan sampai anak kita teracuni pemikiran sekuler dan liberal sehingga mereka tidak mengenal akan Tuhan-nya. Penanaman akidah sangat penting agar mereka mengenal Allah SWT, memahamkan mereka tentang penciptaan kehidupan, alam semesta, dan manusia serta hubungan ketiganya dengan sesuatu yang ada sebelum kehidupan dunia dan yang ada sesudahnya.

Kita ajarkan mereka rutinitas ibadah sejak dini seperti tentang bagaimana berprilaku yang sopan kepada orangtua, bagaimana membaca Al-Qur’an dengan baik, mengajarkan bacaan sholat beserta gerakannya, mengajarkan mereka untuk tidak memakan hal yang di haramkan oleh Allah, juga menjauhi semua perbuatan yang di larang dalam Islam.

Dalam sebuah hadist ada juga yang membahas tentang shalat Nabi. Rasulullah SAW bersabda, “Suruhlah anak-anak kalian agar mendirikan shalat tak kala mereka telah berumur tujuh Tahun dan pukullah (jika tidak mau shalat) jika mereka telah menginjak usia sepuluh tahun” Di riwayat kan oleh Abu Dawud (no. 495), Ahmad (II/180, 187).

Untuk mengakhiri Artikel ini,saya berharap kita semua dapat mengambil pelajaran yang di ajarkan oleh Rasulullah SAW yaitu cara menanamkan Akidah pada anak, dengan cara mengajarkan sopan santun kepada anak, dan mengajarkan bagaimana membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Penulis adalah Mahasiswa UIN Mataram

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *