Kabag Ops Polres KSB Terjun Langsung Amankan Aksi Unras di Seloto

Taliwang –  Kepala Bagian Oprasi (Kabag Ops) Polres Sumbawa Barat, AKP Iwan Sugianto, SH pimpin langsung pengamanan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh 2 kelompok, yakni Masyarakat Desa Seloto Selamatkan Danau Lebo dan Kelompok GERAM (Gerakan Muda Sumbawa Barat)

Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ke-2 kelompok tersebut, berlokasi diperendaman Batu Emas yang berada di Jorok Liang Desa Seloto Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Kamis (4/11/2021) kemarin.

Prihal diatas disampaikan oleh Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Heru Muslimin SIK melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi S.Sos saat dihubungi media, Jum’at (5/11/2021) pagi.

Sebelum melakukan aksi, kata IPDA Eddy, Kabag Ops berpesan kepada rekan-rekan unjuk rasa agar dapat mempedomani bahwa aksi yang dilakukan adalah aksi damai dan jangan sampai berujung dengan anarkis.

“Perwakilan masa aksi dan pemilik ternak dapat melakukan pengecekan kedalam lokasi perendaman Batu Emas dan aksi yang Bapak ibu lakukan tidak boleh ada yang melakukan pelanggaran hukum,” kata IPDA Eddy mengutip pesan Kabag Ops kepada rekan unjuk rasa.

Adapun tuntutan dan alasan dalam Aksi yang dilakukan, ungkap IPDA Eddy, yakni adanya hewan ternak yang mati (Sapi dan Kerbau) di sekitaran area lokasi Pemurnian Emas Jorok Liang Desa Seloto. Total hewan ternak yang mati hingga sampai dengan saat ini mencapai 12 (Dua Belas) ekor.

“Masyarakat Desa Seloto dan Masyarakat lainnya sekitar Danau Lebo sangat menginginkan kegiatan atau aktivitas Pemurnian Emas tersebut dihentikan karena sangat merugikan Masyarakat sekitar terlebih tidak dilengkapi dengan izin pengolahan,” jelas Eddy.

Aksi yang dilakukan tersebut, merupakan aksi yang kedua kalinya dilakukan pada tahun 2021, karena dianggap dapat berdampak terjadinya pencemaran lingkungan yang dapat merusak Ekosistem sungai apabila terjadinya luapan disebabkan oleh intensitas hujan yang mengguyur lebat.

“Dalam Aksi yang dilakukan juga dipicu karena adanya hewan ternak milik Masyarakat Desa Seloto mati diduga karena meminum air dari luapan perendaman batu Emas di Jorok Liang Desa Seloto,” jelasnya.

Apabila aksi yang dilakukan tidak ditanggapi oleh Pemda setempat dikhawatirkan terjadinya aksi Vandalisme yang dilakukan oleh Masyarakat Desa Seloto terhadap fasilitas perusahaan, sehingga dapat terjadinya gangguan nyata di Wilayah hukum Polres Sumbawa Barat khusunya di Desa Seloto.

“Kami berharap agar kiranya Pemda setempat dapat memberikan solusi terbaik terkait dengan permasalahan yang terjadi di Desa Seloto guna terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif di Wilayah Kabupaten Sumbawa Barat,” tutup IPDA Eddy.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *